Cinta adalah sebuah anugerah yang
diberikan Allah kepada setiap manusia sehingga manusia hidup berpasang – pasangan
dan berkembang biak menghasilkan keturunan yang baik dan menjadi pemimpin di
atas muka bumi.
Agama islam memiliki aturan terhadap
implementasi cinta ini. Islam tidak menafikan bahwa setiap manusia pasti
memiliki cinta dengan pasangan lawan jenisnya, karena Allah SWT menciptakan
pria dan wanita untuk saling melengkapi bagi pasangannya. Islam tidak mengenal
hidup tanpa berkawin seperti yang dipedomani para pemimpin agama Nasrani dan
Biksu Budha. Menikah dalam islam adalah suatu hal yang di wajibkan bagi setiap
muslim baik ulama Islam maupun jamaahnya, hal ini sangat di contohkan
Rasulullah SAW.
Salah satu pengewanjantah dari cinta
adalah pernikahan. Islam tidak mengenal kata pacaran ataupun valentine day.
Cinta yang terjalin di antara 2 insan muda muslim di wujudkan dalam bentuk
pernikahan. Dalam memilih pasangan islam hanya mengenal Ta’arufan, baik dengan
cara di jodohkan melalui seseorang yang kita percayai maupun mengirim utusan
wanita yang dipercaya fihak pria untuk melihat fisik fihak wanita. Rasulullah
juga telah memberikan petunjuk pasangan yang sangat baik kita nikahi yaitu
agama.
Dalam novel “Kita cinta Bertasbih”
yang kemudian diangkat dalam film kolosalnya, sudah di contohkan bagaimana tata
cara pernikahan ala islam itu terjadi. Dimana seorang lelaki yang sudah merasa
ingin menikah dan mendapat tantangan bertubi – tubi, pada akhirnya meminta
petunjuk dari guru kyainya untuk di jodohkan dengan salah satu wanita yang ada
di pesantrennya, dan tak lain adalah putri kyai tersebut yang baru di cerai.
Dan mungkin itulah rencana AllahSWT kepada pasangan pemuda – pemudi yang
ternyata telah lama jatuh cinta tersebut.
pada masa sekarang ini cinta
sudah disalah tafsirkan oleh para remaja kita. hal ini didukung dengan maraknya
informasi negatif yang telah meracuni fikiran generasi muda saat ini, seperti
video porno yang sudah bisa didapat dengan mudah dari anak SD sampai dengan
Dewasa. dan sudah tentu hal ini memicu pergaulan seks bebas dikalangan remaja.
remaja yang seharus fikirannya di isi dengan ilmu pengetahuan agama yang
bermanfaat, nyatanya sudah kalah dengan perkembangan teknologi informasi. hal
itu tentunya sudah merusak moral para remaja masa kini, baik fikiran maupun
moral. mereka yang punya uang bisa melampiaskan dengan PSK, bagaimana yang
tidak. mereka mencari alternatif lain dari onani sampai mencabuli anak
tetangga. betapa sudah rusaknya moral remaja dan anak bangsa kita saat ini. sementara
pejabat kita sibuk mengurus diri sendiri dan golongannya. sekolah di paksa
untuk membuat siswa yang tidak berakhlak tadi mendapat nilai sebaik – baiknya
dan setinggi mungkin.
indonesia sebagai negara dengan
mayoritas Islam terbesar di dunia, generasinya telah rusak akibat pemikiran
liberalisme dan pluralisme yang berlebihan dari pemimpinnya. semoga tidak ada
kata terlambat untuk membenahi semua ini. sehingga penyimpangan yang terjadi
pada diri remaja indonesia terutama remaja Islam Indonesia tidak berlarut –
larut.
dan bagi generasi Islam Jaman
sekarang saya kutip sebuah pesan dari orang terdahulu,” Cintailah Robbi mu
sebelum engkau mencintai seseorang, karena cinta dunia itu adalah semu, orang
yang bisa menanam rasa cinta pada penciptanya adalah orang yang bisa menghadapi
ketepurukan cinta dunia tanpa putus asa“. Rasulullah meberikan tuntunan
kepada kita, sebaik – baiknya pasangan adalah karena agamanya, karena agama
mengantarkan kehidupan bersama pada jalan kebenaran dan ke tawakalan walaupun
sulit. semoga Allah SWT akan Selalu membimbing kita pada Jalan yang benar dan
di Ridhoinya.
fastaqbiqul Khairat
Wassalam.



0 komentar:
Posting Komentar